-->
 

Flip Your Text

Asli

Terbalik

SETTING AFT ( AUTOMATIC FINE TUNE )

Minggu, 18 April 2010 Dalam blok skema rangkaian televisi terdapat AFT (Automatic Fine Tune), berfungsi untuk mengunci channel/gelombang yang tertala/tertangkap oleh tuner. Sebelum lebih jauh mengulas tentang AFT, pada tuner TV terdapat pin VT, yaitu pin yang berfungsi sebagai pin masukan untuk tegangan kontrol tuning (untuk menggeser frekuensi tuning/talaan). Juga terdapat pin AFT yang berfungsi untuk menggeser “sedikit” (naik atau turun) terhadap frekuensi yang ditala oleh pin VT.
Untuk membatasi topik, AFT yang akan diulas di sini adalah AFT yang terdapat pada sistem Video IF dan hubungannya dengan IC program TV. Bukan pin AFT yang terdapat pada tuner.

KERUSAKAN TV YANG BERHUBUNGAN DENGAN AFT

Beberapa kerusakan yang diakibatkan oleh bagian AFT yang tidak normal antara lain :
  1. Channel/gelombang yang tertala bergeser sendiri secara perlahan (bukan berpindah channel memory) dimulai dengan hilangnya gambar/suara atau sebaliknya. Kerusakan yang sama juga dapat disebabkan oleh tuner yang tidak normal/rusak (pin AFT tuner terganggu atau tuner itu sendiri).
  2. Channel/gelombang yang tertala tidak bisa dimemory/disimpan, karena channel selalu bergeser (drifted).
  3. Ketika Auto Search tidak bisa berhenti sendiri/berganti nomor channel ketika mendapatkan sinyal TV (jalan teruuus) dan tidak bisa disimpan. Kerusakan yang sama juga dapat disebabkan oleh IC program yang tidak normal, tetapi kasus ini jarang sekali ditemui.
  4. Tidak sesuainya pertemuan hasil VIF dan SIF yaitu suara dan gambar, misalnya gambar bagus tapi suara hilang atau sebaliknya.

Cara kerja AFT mirip dengan cara kerja osilator PLL (phase locked loop), banyak sekali referensi yang mengulas tentang PLL, jadi penulis tidak menerangkan masalah PLL disini. Ilustrasi cara kerja beserta keterangannya di bawah ini :



  1. IC program mengeset atau mengontrol tegangan VT untuk menala tuner pada frekuensi/channel tertentu.
  2. Setelah tuner menerima frekuensi pancaran dari pemancar TV, tuner menghasilkan frekuensi IF (intermediate frequency) yang langsung diumpankan ke ke input rangkaian Video IF melalui SAW filter. Umumnya frekuensi IF out dari tuner sebesar 38,9MHz.
  3. IF yang diterima kemudian diproses untuk diurai menjadi output video oleh rangkaian Video IF (VIF). Output video hasil proses tersebut didalamnya masih membawa frekuensi signal audio. Untuk menghasilkan audio/sound dalam sinyal video tersebut digunakan rangkaian Sound IF (frekuensi IF untuk suara tergantung dari jenis formatnya, untuk sistem BG menggunakan 5,5MHz). Karena sinyal video hasil pemrosesan VIF didalamnya masih terdapat “suara”, maka sebelum dimasukkan ke rangkaian penguat video berikutnya (chroma/jungle) sinyal video tersebut harus difilter terlebih dahulu untuk menghilangkan/menekan “suara” yang dibawa. Umumnya menggunakan filter yang terdiri dari ceramic filter (CF) dan induktor/lilitan.
  4. Fungsi dari AFT out dari rangkaian VIF adalah untuk “memberitahu” kepada IC program tentang adanya sinyal yang tertangkap. Jika tegangan dari AFT out telah sesuai dengan yang diharapkan oleh IC program, IC program akan berhenti untuk mencari gelombang/channel secara otomatis.
  5. Selain digunakan untuk “pemberitahu”, AFT OUT juga digunakan sebagai pintu untuk menyensor pergerakan/pergeseran frekuensi yang ditala oleh tuner oleh IC program.
  6. Jika IC program mendeteksi adanya pergeseran, secara otomatis IC program akan berusaha untuk “mengembalikan” frekuensi ke frekuensi semula dengan mengubah tegangan VT (menaik-turunkan tegangan VT).

ADJUSMENT (PENYETELAN)

Karena fungsi dan cara kerja untuk beberapa merk TV sebagian besar sama, maka penulis hanya akan mengulas cara setting untuk AFT/VIF yang menggunakan IC dengan type TA8690AN dan TDA8360/1/2 karena setahu penulis IC tipe tersebut banyak digunakan.
Sebelum proses penyetelan, diharapkan semua komponen sudah dicek mulai dari tegangan 33V (harus betul2 stabil dan bersih dari ripple), rangkaian VT mulai dari pin/kaki VT IC program hingga kaki VT tuner, dan sensor AFT dari pin/kaki AFT IC program ke ic Chroma. Termasuk PCB dan kotoran/debu yang dapat mengganggu sinyal listrik. Karena kerusakan AFT sangat jarang disebabkan oleh tidak normalnya trafo IF. Jadi setting VIF/trafo IF hanya merupakan “jalan terakhir”.

SETTING AFT TA8690AN

Pin AFT out pada IC type ini pada pin nomor 48. Ketika ada sinyal yang tertala, pin ini mengeluarkan tegangan AFT. Sebagai referensi, penulis menggunakan sasis kepunyaan TV merk Goldstar (GS8334-03).

Langkah-langkahnya :



  1. Ubah/modifikasi rangkaian seperti pada skema di atas (kanan), skema yang kiri merupakan skema asli pada umumnya.
  2. Colokkan antenna, hidupkan tv, kemudian cari gelombang dengan memutar-mutar potensio (dengan hati-hati).
  3. Tes tegangan yang keluar dari pin AFT out (pin48), tegangan pada pin tersebut akan mengikuti/menandai adanya sinyal/gelombang yang diterima. Jika tegangan pada pin tersebut tidak bisa berubah berdasarkan channel/gelombang, kemungkinan IC atau trafo IF bermasalah.
  4. Jika sudah menerima siaran, turunkan AGC hingga gambar yang ditampilkan sedikit “bersemut” tetapi warna masih ada. Cara menurunkan AGC dengan memutar trimpot AGC.
  5. Dengan jarum multitester masih terhubung dengan pin 48, set/adjust trafo IF (PIF tank yang terhubung dengan pin 45 dan 46) dengan hati-hati sambil mengamati jarum multitester, adjust hingga mendapatkan tegangan AFT yang TERTINGGI dengan gambar dan suara yang terjelas. Trafo AFT tank pada pin 47 dibiarkan terlebih dahulu.
  6. Lepas potensio tuning dan kembalikan lagi skema seperti sebelumnya. Lanjutkan dengan proses Auto Search. Jika sudah normal, berarti sudah cukup sampai disini (lanjutkan dengan menaikkan AGC kembali).
  7. Jika belum normal, kembalikan tuning dengan menggunakan potensio dan tala pada gelombang tertentu.
  8. Tes tegangan AFT pada pin 48, set trafo AFT tank hingga didapatkan tegangan kira-kira 3 / 4 dari tegangan tertinggi (misalnya tegangan tertinggi=6,4V maka set pada tegangan sekitar 4,5V). Untuk referensi, tegangan AFT pada TV goldstar sebesar 3,2V.
  9. Lepas potensio tuning, kembalikan rangkaian seperti normalnya, lanjutkan dengan proses Auto Search. Dengan peralatan minimal, Anda bisa coba-coba dengan menggeser/menset secara hati-hati trafo AFT tank hingga proses Auto Search dapat berjalan normal (nomor channel dapat berganti otomatis berdasarkan siaran yang diterima). Kalau perlu, proses Auto Search dan set trafo AFT tank bisa diulang-ulang.
  10. Jika sudah beres, jangan lupa mengeset lagi AGCnya.

SETTING AFT TDA8360/1/2

Pada TDA8360/1/2 sensor yang dipakai adalah pin AFC output (pin 44) dan pin Video Identification output (pin4). Cara kerja pin AFC output sama dengan pin AFT output pada TA8690AN dan cara kerja pin 4 yaitu untuk mendeteksi adanya sinyal video, jika ada sinyal video pin 4 bertegangan tertentu (logik Hi) dan sebaliknya.
Sedangkan langkah-langkah settingnya tidak jauh berbeda dengan TA8690AN, perbedaannya, Anda harus mengeset tegangan pin AFC (pin 44) pada tegangan normalnya (6V) dan tegangan pada pin 4 pada level tinggi (ada video yang terdeteksi).

CATATAN

Pada tuner yang sudah menggunakan pin SDA dan SCL untuk kontrol tuning/frekuensi, TIDAK memerlukan sistem AFT karena tuner yang dimaksud sudah menggunakan sistem PLL (sudah mempunyai frekuensi referensi sendiri dan sulit sekali bergeser frekuensinya). Karena sistem yang digunakan PLL, Anda tidak perlu mengeset/memprogram ulang channel jika ada penggantian tuner.

ABG Text Generator

Teks Normal    Teks ABG
  
HuRUf bEsAr keCil      
P4k3 4n9k4 D0n9      
Disngkt-sngkt      
     

Experience

Sony KV-E2531 etc

KV-E2931,KV-E3431,AE-2
CTV Enter Service mode
Turn on the main power switch of the set while pressing any two buttons on the front panel. 'TT' will appear on the upper right corner of the screen. Press the 'MENU' button on the RC. In menu select 'DEMO' and press 'OK'. Select DEVICE coresponding to the adjustment you need. Store: OK. Exit: turn off.

Option Mode polytron mx 5213

option 0 01000101 45h option 1 10010010 92h option 2 00001001 09h option 3 00001101 0dh option 4 00010000 10h option 5 00000000 00h option 6 00000001 01h tv polytron dengan fasilitas ada radionya

Option Mode Polytron MX5203MS

- POLYTRON MX5203MS
OPTION0: 00111010
OPTION1: 10001110
OPTION2: 11000011
OPTION3: 00001100

Default setting
RGB Cut Off: 60
APR: 15
AVL: 0
Bass Mix: 0
Last Cond. Super Bass: ON
Setting surround: 60

- OptionMenu HBM-00-00
masuk ke Factory Mode password 1014
setting default untuk MX5203MS, untuk model yang lain silahkan coba2.

Option Mode Polytron MX 20323T

AGC GAIN =26H. U-BLK =08H. HI-AGC=1AH. B-CUT=70.
OPTIONO =01000011. V-BLK =08H. H-SIFT=08. G-CUT=87.
OPTION1 =10011010. BRTS =OOH H-BOW=04. R-CUT=32.
OPTION2=:00001001. Y DELAY =07. H-PARA=06. V-AMPL=32.
OPTION3=:00011100. WB BRI =46H. S-COR=27. V-CENT=24
H-OSD =23H. WB CON =64H. V-LIN=15.
V-OSD =16H. WB COL=32H. B-DRV=64.
V-SHIFT =00H. LO-AGC=19H. G-DRV=46.

Service Menu Boomba

Use type LC8632 series
Press menu on remote control two times - recall Q.View - MUTE.

Service Menu Sony

Tekan power >> tekan disply >> 5 >> volume+ >> power

Service Menu Sanyo

menu di remot + volume up di tv

Service Menu JVC

Cara 1 :
Tekan osd + mute

Cara 2 :
>Tekan picture mode + display bersamaan.
>Untuk save data tekan display

Service Menu Samsung Plano

posisi stnby tekan disply di remote >> menu >> mute >> power

Service Menu Akari

Tekan slep di remot + menu di tv

Service Menu Sanken

Tekan mute pada remot >> menu di TV

Service Menu Harco

buka remot ada tulisan tes >> tekan >> 32156

Service Menu Mitsuno

Tekan menu di TV tv >> tekan mute pada remot 5 detik

Service Menu Sanken

Enter service mode Sanken TV Chasis AT Press MENU button, input the number 6483 or 4683 or 6597
Select value parm press Pro +/- and change value press vol +/-

Service Menu Digitec

Turn on TV in stby mode
Press and hold the menu buton on remote control till tv set is turn on.
input the number 1,0,1,3 or 1,0,1,4.
Change item move up or down program key
To select value press Volume + or -. To change value.
Store press menu button.
 
 
 

TV Menu Service

Monitor Menu Service

Protection

 
Created By : eethon noor