-->
 

Flip Your Text

Asli

Terbalik

Memahami dan Mengenal IC Program TV ( BUS DAN FUNGSI SPESIFIK PIN/PORT )

Kamis, 21 Januari 2010

Untuk berkomunikasi dengan perangkat lain (memori, switch, dll), microprosesor menggunakan pin/port IO secara paralel. Penggunaan port secara paralel mempunyai kekurangan yaitu banyaknya kabel yang dibutuhkan. Untuk mensiasati hal tersebut, diciptakan Bus (jalur data).
Pada sistem TV, jalur data yang sering dipakai adalah SPI dan I2C. Sedangkan penjelasannya sebagai berikut: SPI: menggunakan 3+1 jalur data, yaitu: Clock/CLK berfungsi memberikan clock/denyut, MOSI/DI berfungsi sebagai jalur data input dari luar IC, MISO/DO berfungsi sebagai jalur data output IC, dan tambahan satunya yaitu SS/CS untuk memilih IC/slave dan menandai bahwa IC tersebut dalam proses/terpilih. Contoh IC yang menggunakan SPI adalah IC memory 93C46, 93C66.I2C: menggunakan 2 jalur data, yaitu SCL berfungsi sebagai pemberi clock pada bus dan SDA berfungsi sebagai jalur data input/output (dua arah). Contoh IC yang menggunakan protocol/bus I2C adalah IC memori seri 24Cxx (24C01, 24C02, dll), IC pendukung TV misalnya AN5891K (sound processor), PLL tuner dan lain-lain. Hampir sebagian besar TV saat ini menggunakan bus I2C karena keringkasannya.
KONEKSI I2C
Contoh koneksi bus I2C pada TV (ambil contoh TV LG model CP14B85 sasis MC83A)



Pada gambar di atas, dapat dilihat bahwa IC chroma/vcd, tuner dan mpx terhubung jadi satu menggunakan SDA2 dan SCL2. Tiap-tiap device/IC/perangkat yang terhubung tersebut mempunyai alamat digital yang berbeda-beda dan memang harus berbeda. Alamat-alamat tersebut digunakan oleh master untuk me-load atau me-set data.

SEKILAS TENTANG PROTOKOL I2C
Protokol adalah bahasa digital yang dipakai oleh komputer/microprosesor untuk berkomunikasi dengan perangkat lain. Secara singkatnya protokol I2C adalah sebagai berikut:

  1. Microprosesor/master mengirimkan sinyal/data/status START, kemudian diikuti oleh data yang berisi address/alamat dari device/perangkat yang dituju. Ketika pada bus ada status START, semua Slave (IC lain yang terhubung pada bus) dalam posisi mendengarkan/siap-siap.
  2. Ketika ada slave yang merasa sama addressnya (dipanggil oleh master), slave tersebut akan mengirimkan sinyal ACK (aknowledge=semaur dalam bahasa jawa).
  3. Setelah master menerima ACK, master akan mengirimkan data perintah/request kepada slave. Perintah yang dikirimkan terdiri dari perintah menulis atau perintah membaca.
  4. Slave yang diperintah/direquest akan mengirimkan data yang diminta/direquest oleh ic program. Misalnya diperintah untuk menulis, slave akan menulis data yang diterima kemudian mengirimkan ACK untuk memberitahu kepada masternya bahwa data sudah tersimpan.
  5. Transmisi diakhiri dengan adanya sinyal STOP yang diberikan/dibuat oleh master.

Lebih jauh tentang I2C baca I2C manual dari Philips (bisa didownload pada situs Philips. Sekarang NXP).

FUNGSI SPESIFIK PIN/PORT

Dalam sebuah IC program TV terdiri dari beberapa pin yang secara umum nama dan deskripsinya sebagai berikut :

  • VDD, VSS: pin berfungsi untuk memberi supply tenaga pada ic program.
  • X1, X2: pin untuk koneksi kristal. Kristal berfungsi sebagai osilator untuk memberikan clock bagi ic program. Clock adalah denyut jantung suatu sistem microprosesor.
  • TEST: dipakai untuk proses test ic program, hanya dipakai oleh pabrik. Pada umumnya ketika beroperasi, pin ini langsung disambungkan ke ground/VSS.
  • RESET: dipakai untuk mereset program, jika ic program mendapat sinyal reset, maka program akan mengulang/menjalankan ulang software yang terpasang/terprogram dari awal. Pada umumnya aktif ketika pin RESET mendapat tegangan 0 volt (active Low).
  • D OSC: berfungsi sebagai osilator OSD. Bekerja secara free running berdasarkan sinyal sinkronisasi.
  • V SYNC, H SYNC: berfungsi sebagai input sinkronisasi untuk mensinkronkan pin D OSD. Pada sistem OSD, pin ini adalah sebagai kursor/panduan untuk menampilkan huruf/karakter OSD pada layar (untuk menempatkan posisi huruf pada layar). Jika pin ini terganggu (tidak ada sinyal), IC program akan bingung bagaimana cara menampilkan OSD ke layar (tidak ada OSD).
  • BLK: berfungsi sebagai input Blanking Video, yaitu celah/pulsa untuk menyisipkan OSD pada layar. Jika BLK terganggu, OSD akan gelap atau bahkan tidak tampil.
  • R, G, B: berfungsi sebagai output OSD yang akan ditampilkan pada layar.
  • P/KEY/IR: berfungsi sebagai Key Input atau keyboard untuk interface dengan pemakai.
  • SDA, SCL: bus I2C. Berfungsi sebagai bus untuk berkomunikasi dengan device lain secara dua arah.
  • 50/60: berfungsi sebagai input untuk mengetahui bahwa video yang ditampilkan Vertical Refresh Rate menggunakan 50/60 Hz.
  • TV/AV: Selector TV/AV. VHF L, VHF H, UHF: Band selector. Pada umumnya, jika dipilih UHF, maka pin UHF pada posisi Hi, VHF L dan VHF H pada posisi Low 0 volt.
  • DAC OUT (VT, VOL, BRIGHT, COLOR, HUE, dll): pin yang mengeluarkan tegangan analog untuk mengontrol peralatan lainnya.
  • AFT: pin yang berfungsi sebagai input untuk memberitahu IC program bahwa ada channel TV yang tertangkap. Pin ini berjenis ADC.
Thank's to zaenal electronic

ABG Text Generator

Teks Normal    Teks ABG
  
HuRUf bEsAr keCil      
P4k3 4n9k4 D0n9      
Disngkt-sngkt      
     

Experience

Sony KV-E2531 etc

KV-E2931,KV-E3431,AE-2
CTV Enter Service mode
Turn on the main power switch of the set while pressing any two buttons on the front panel. 'TT' will appear on the upper right corner of the screen. Press the 'MENU' button on the RC. In menu select 'DEMO' and press 'OK'. Select DEVICE coresponding to the adjustment you need. Store: OK. Exit: turn off.

Option Mode polytron mx 5213

option 0 01000101 45h option 1 10010010 92h option 2 00001001 09h option 3 00001101 0dh option 4 00010000 10h option 5 00000000 00h option 6 00000001 01h tv polytron dengan fasilitas ada radionya

Option Mode Polytron MX5203MS

- POLYTRON MX5203MS
OPTION0: 00111010
OPTION1: 10001110
OPTION2: 11000011
OPTION3: 00001100

Default setting
RGB Cut Off: 60
APR: 15
AVL: 0
Bass Mix: 0
Last Cond. Super Bass: ON
Setting surround: 60

- OptionMenu HBM-00-00
masuk ke Factory Mode password 1014
setting default untuk MX5203MS, untuk model yang lain silahkan coba2.

Option Mode Polytron MX 20323T

AGC GAIN =26H. U-BLK =08H. HI-AGC=1AH. B-CUT=70.
OPTIONO =01000011. V-BLK =08H. H-SIFT=08. G-CUT=87.
OPTION1 =10011010. BRTS =OOH H-BOW=04. R-CUT=32.
OPTION2=:00001001. Y DELAY =07. H-PARA=06. V-AMPL=32.
OPTION3=:00011100. WB BRI =46H. S-COR=27. V-CENT=24
H-OSD =23H. WB CON =64H. V-LIN=15.
V-OSD =16H. WB COL=32H. B-DRV=64.
V-SHIFT =00H. LO-AGC=19H. G-DRV=46.

Service Menu Boomba

Use type LC8632 series
Press menu on remote control two times - recall Q.View - MUTE.

Service Menu Sony

Tekan power >> tekan disply >> 5 >> volume+ >> power

Service Menu Sanyo

menu di remot + volume up di tv

Service Menu JVC

Cara 1 :
Tekan osd + mute

Cara 2 :
>Tekan picture mode + display bersamaan.
>Untuk save data tekan display

Service Menu Samsung Plano

posisi stnby tekan disply di remote >> menu >> mute >> power

Service Menu Akari

Tekan slep di remot + menu di tv

Service Menu Sanken

Tekan mute pada remot >> menu di TV

Service Menu Harco

buka remot ada tulisan tes >> tekan >> 32156

Service Menu Mitsuno

Tekan menu di TV tv >> tekan mute pada remot 5 detik

Service Menu Sanken

Enter service mode Sanken TV Chasis AT Press MENU button, input the number 6483 or 4683 or 6597
Select value parm press Pro +/- and change value press vol +/-

Service Menu Digitec

Turn on TV in stby mode
Press and hold the menu buton on remote control till tv set is turn on.
input the number 1,0,1,3 or 1,0,1,4.
Change item move up or down program key
To select value press Volume + or -. To change value.
Store press menu button.
 
 
 

TV Menu Service

Monitor Menu Service

Protection

 
Created By : eethon noor